‘Efek kupu-kupu’ perang Rusia-Ukraina terhadap ekonomi global

Pada 1960-an, ahli meteorologi dan pelopor teori kekacauan Edward Lorenz menetapkan bahwa kupu-kupu yang mengepakkan sayapnya dapat mempengaruhi jalur tornado yang jauh beberapa minggu lagi. Maka lahirlah apa yang kemudian disebut “efek kupu-kupu”, gagasan bahwa peristiwa lokal dapat memiliki dampak besar jauh dan menyebabkan kerusakan abadi.

Ini adalah metafora yang tepat untuk konsekuensi ekonomi dan geopolitik dari perang Rusia di Ukraina. Meskipun kedua negara masing-masing menyumbang kurang dari 2 persen dari produk domestik bruto global, perang di antara mereka sudah mengirimkan riak di seluruh ekonomi dunia. Ini berdampak pada pertumbuhan ekonomi, inflasi, pasar pangan dan energi, rantai pasokan, sistem keuangan, jaringan transportasi dan geopolitik. Ini juga menyebabkan krisis pengungsi, dengan sekitar 6 juta orang Ukraina telah mengalir ke negara lain, terutama di Eropa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Proudly powered by WordPress | Theme: Cute Blog by Crimson Themes.